PSM vs Persik Jadi Laga Penentuan, Ahmad Amiruddin Soroti Mental di Tengah Ancaman Degradasi

Visual Media Nusantara, Parepare
Laga panas akan tersaji saat PSM Makassar menghadapi Persik Kediri di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) Parepare pada pekan ke-29 Super League. Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim, khususnya PSM yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi.

Situasi klasemen membuat pertandingan ini tidak sekadar soal tiga poin, tetapi juga menyangkut nasib PSM Makassar di kompetisi musim ini. Tim berjuluk Juku Eja itu kini berada di posisi ke-14 dengan raihan 28 poin, hanya terpaut dua angka dari zona degradasi yang ditempati Madura United dengan 26 poin.

Karateker PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, mengakui bahwa Persik Kediri bukan lawan yang mudah. Ia menyebut pertemuan kedua tim kerap berlangsung ketat dan diwarnai dinamika pertandingan yang tinggi.

“Persik Kediri adalah tim yang sering menyulitkan PSM Makassar dan dalam beberapa pertandingan selalu ada drama-drama kecil,” ujar Ahmad Amiruddin dalam sesi konferensi pers, Rabu (22/04/2026).

Meski demikian, Ahmad menegaskan bahwa faktor pembeda dalam laga kali ini bukan hanya taktik atau strategi, melainkan kekuatan mental para pemain di lapangan.

“Saya sudah mengingatkan kepada seluruh pemain bahwa pada pertandingan besok yang menjadi pembeda adalah mentalitas kalian,” tegasnya.

Menurutnya, kondisi PSM yang sedang berada dalam tekanan justru menuntut para pemain untuk menunjukkan karakter dan daya juang yang lebih kuat, baik secara individu maupun sebagai satu kesatuan tim.

“Di masa-masa sulit seperti ini, mental akan menentukan seberapa jauh kita melangkah. Seberapa bagus hasil yang kita capai, itu tergantung dari mentalitas kita sebagai individu maupun sebagai satu tim,” jelasnya.

Ahmad juga menyoroti performa tim saat menghadapi Borneo FC pada laga sebelumnya. Meski hasil akhir belum memuaskan, ia menilai mental bertanding para pemain menunjukkan peningkatan yang patut diapresiasi.

“Mudah-mudahan mentalitas ini akan terlihat besok dan disertai dengan sedikit keberuntungan agar kami dapat meraih hasil maksimal,” katanya.

Dengan jarak poin yang sangat tipis di papan bawah klasemen, setiap pertandingan kini menjadi penentu bagi PSM Makassar untuk bertahan di kasta tertinggi.

Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit, tidak hanya karena rivalitas kedua tim, tetapi juga karena tekanan besar yang dihadapi PSM untuk keluar dari ancaman degradasi.

Penulis: Ariana

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama