Wali Kota Parepare Soroti Informasi Tak Akurat dari ASN, Disiplin Gaji Juga Disinggung

Visual Media Nusantara, Parepare
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyoroti peran aparatur sipil negara (ASN) sebagai penyampai informasi publik yang akurat. Ia mengingatkan bahwa kesalahan informasi dari internal pemerintah dapat berdampak langsung pada kepercayaan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Binalipu, Senin (20/04/2026).

Dalam arahannya, Tasming mengungkap masih adanya ASN yang menyampaikan informasi yang tidak tepat terkait pemerintahan.

“Ada ASN yang menyampaikan informasi tidak akurat. Karena itu kita harus berbenah agar informasi yang keluar, baik di dunia maya maupun di masyarakat, benar dan valid,” ujar Tasming Hamid.

Isu ini dinilai penting, mengingat ASN tidak hanya berperan sebagai pelaksana kebijakan, tetapi juga menjadi sumber informasi bagi masyarakat.

Ketidakakuratan informasi dari ASN berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Dalam konteks pemerintahan, hal ini tidak hanya berdampak pada komunikasi, tetapi juga pada tingkat kepercayaan publik terhadap kebijakan yang dijalankan.

Selain soal komunikasi, Tasming juga menyoroti kedisiplinan pembayaran gaji ASN.

Ia menegaskan komitmen pemerintahannya bersama Wakil Wali Kota, Hermanto, untuk memastikan pembayaran gaji dilakukan tepat waktu.

“Kami sudah berkomitmen tidak ada lagi pembayaran gaji melewati tanggal 1. Namun masih ada dinas yang belum konsisten. Ini menjadi catatan,” kata Tasming Hamid.

Terkait tambahan penghasilan pegawai, pemerintah daerah menegaskan pencairan harus mengikuti aturan yang berlaku.

“Kalau regulasi sudah selesai, pasti langsung dibayar. Jika dipaksakan tanpa dasar aturan, itu bisa menjadi temuan,” jelas Tasming Hamid.

Ia menambahkan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah untuk mempercepat proses pencairan.

Di akhir arahannya, Tasming mengingatkan ASN untuk menjaga sikap dan profesionalitas dalam bekerja.

“Bangun budaya kerja yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan publik,” tutup Tasming Hamid.

ASN juga diminta menjaga netralitas serta loyalitas dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Parepare juga memberikan penghargaan kepada sejumlah ASN, termasuk pensiunan, penerima Satyalancana, serta organisasi perangkat daerah dengan penggunaan aplikasi Srikandi terbanyak sepanjang 2025.

Sorotan terhadap akurasi informasi dan disiplin internal menunjukkan bahwa tantangan birokrasi tidak hanya pada pelayanan, tetapi juga pada komunikasi yang tepat kepada publik.

Ke depan, konsistensi dalam dua aspek ini menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Penulis: Putra

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama