Wamenkes Soroti Ancaman Polusi Udara, Dorong Sistem Peringatan Dini Berbasis Data

Visual Media Nusantara, Jakarta — Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyoroti ancaman polusi udara yang dinilai berdampak terhadap seluruh kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lansia.

Dalam keterangannya, Wamenkes mendorong penguatan sistem peringatan dini polusi udara berbasis data sebagai langkah mitigasi risiko kesehatan masyarakat. 

Menurut Dante, polusi udara tidak lagi bisa dipandang sebagai persoalan lingkungan semata, tetapi sudah menjadi isu kesehatan publik yang berdampak luas terhadap kualitas hidup masyarakat.

Ia menekankan pentingnya pemanfaatan data dan teknologi untuk memberikan informasi cepat kepada masyarakat terkait kualitas udara dan potensi risiko kesehatan.

“Polusi udara mengancam semua usia. Karena itu perlu sistem peringatan dini berbasis data agar masyarakat bisa melakukan langkah antisipasi,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Kementerian Kesehatan menilai sistem peringatan dini dapat membantu masyarakat mengambil keputusan preventif, seperti mengurangi aktivitas luar ruangan, menggunakan masker, atau melindungi kelompok rentan saat kualitas udara memburuk.

Secara medis, paparan polusi udara dalam jangka panjang memang dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit pernapasan, gangguan kardiovaskular, hingga penurunan kualitas kesehatan anak.

Namun, persoalan polusi udara juga tidak sesederhana hanya memberi peringatan kepada masyarakat.

Sistem peringatan dini membantu mitigasi jangka pendek, tetapi akar masalah tetap berada pada sumber emisi seperti kendaraan, industri, pembakaran terbuka, hingga tata kelola perkotaan.

Artinya, tanpa kebijakan pengendalian emisi yang konsisten, sistem peringatan dini berisiko hanya menjadi alat respons, bukan solusi utama.

Di sisi lain, pendekatan berbasis data yang didorong pemerintah menunjukkan adanya pergeseran strategi kesehatan publik yang semakin bergantung pada pemantauan digital dan analisis real-time.

Tantangannya adalah memastikan data kualitas udara yang digunakan benar-benar akurat, mudah diakses masyarakat, dan terintegrasi dengan kebijakan lintas sektor.

Sebab, isu polusi udara tidak hanya berada di bawah kewenangan sektor kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan transportasi, energi, lingkungan hidup, dan tata kota.

Organisasi kesehatan dunia sebelumnya juga telah berkali-kali memperingatkan dampak polusi udara terhadap peningkatan kematian dini dan beban penyakit global.

Pernyataan ini memperlihatkan bahwa isu polusi udara kini semakin dipandang sebagai ancaman kesehatan nasional yang membutuhkan respons lintas sektor dan berbasis teknologi.

Penulis: Ariana

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama