Sony Sonjaya Janji "Bernyanyi" di Kasus Korupsi MBG, Sinyal Bongkar Keterlibatan Pihak Lain?

Visual Media Nusantara, Jakarta — Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, memberikan pernyataan yang menyita perhatian publik usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam pernyataannya, Sony mengaku siap mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan. Namun, ia juga melontarkan pernyataan yang dinilai sebagai sinyal akan membuka informasi lebih luas terkait perkara yang tengah diusut Kejaksaan Agung.

"Nanti saya akan bernyanyi pada saat yang tepat," ujar Sony Sonjaya sebagaimana dikutip CNN Indonesia. 

Pernyataan tersebut muncul setelah Kejaksaan Agung menetapkan Sony bersama mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, dan Wakil Kepala BGN Bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan, Lodewyk Pusung, sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program MBG.

Ucapan "akan bernyanyi" lazim digunakan dalam perkara korupsi untuk menggambarkan kesiapan seorang tersangka mengungkap fakta-fakta baru atau pihak lain yang diduga turut terlibat dalam suatu kasus.

Pernyataan Sony pun memunculkan spekulasi bahwa penyidikan kasus MBG berpotensi berkembang lebih jauh. Terlebih, Kejaksaan Agung sebelumnya mengungkap adanya dugaan pengendalian yayasan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui pihak lain serta dugaan mark up dalam sejumlah proyek pengadaan barang bernilai triliunan rupiah.

Dalam kasus ini, penyidik menduga para tersangka melakukan intervensi terhadap proses pengadaan barang dan jasa, termasuk pengadaan motor listrik, tablet, televisi, hingga perlengkapan lainnya yang digunakan dalam pelaksanaan Program MBG.

Kejaksaan Agung juga menduga sejumlah yayasan yang menjadi mitra pelaksana program memiliki keterkaitan dengan para tersangka sehingga menimbulkan konflik kepentingan dan potensi kerugian negara dalam jumlah besar.

Meski demikian, hingga saat ini penyidik masih terus mendalami aliran dana, menghitung nilai kerugian negara, serta menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.

Di sisi lain, pernyataan Sony menjadi perhatian karena disampaikan di tengah proses penyidikan yang masih berlangsung. Jika informasi yang dimilikinya benar-benar diungkap kepada penyidik, hal tersebut berpotensi membuka babak baru dalam pengusutan dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Penulis: Ariana

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama