Parepare, Sulawesi Selatan - Badan Gizi Nasional (BGN) beberapa waktu lalu telah menekankan kepada seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Di seluruh Indonesia segera memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Untuk Kota Parepare sendiri, dari delapan SPPG yang telah beroperasi hanya ada dua yang telah mengantongi SLHS.
"2 SPPG sudah terbit SLHS, 2 sementara mengajukan dan saat ini sementara tahap verifikasi kelengkapan berkas, 2 pembenahan, 2 menunggu hasil lab," Kata Pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Parepare, Aisjah Idris, Selasa (25/11/2025).
Saat ditanya mengenai SPPG mana saja yang telah terbit SLHS, melakukan pengaju, pembenahan dan menunggu hasil lab, Aisjah belum menjawab hingga berita ini diturunkan.
Sebelumnya, Aisjah Idris saat dikonfirmasi terkait pengajuan SLHS mengatakan bahwa enam SPPG telah melakukan pengajuan.
"Ada enam SPPG sudah mengajukan penerbitan SLHS. Dari enam SPPG itu, ada lima SPPG yang sementara pembenahan," Singkat Aisjah.
Wakil Ketua BGN Bidang Investigasi dan Komunikasi Publik, Nanik Sudaryati Deyang pada tanggal 11 November 2025 kemarin menegaskan bahwa seluruh SPPG di Indonesia segera memiliki SLHS.
"Kami memberi waktu satu bulan kepada Mitra/Yayasan di semua SPPG agar mereka mendaftarkan diri ke Dinas Kesehatan,” Kata Nanik.
Kepemilikan SLHS pada setiap SPPG sangat penting. Sebab, persoalan higiene dan sanitasi menjadi isu sensitif di tengah masyarakat. Bahkan kepemilikan SLHS pada setiap SPPG juga menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto.
Oleh karena itu, Nanik menghimbau para Kepala SPPG berikut Mitra/Yayasan pengelola untuk peduli tentang pentingnya SLHS. “Kalau ada SPPG yang tidak segera mendaftar dalam 30 hari ke depan, dapurnya akan kami tutup sementara,” katanya.