Parepare, Sulawesi Selatan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare melaksanakan kegiatan Panen Raya Serentak Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).
Kegiatan panen raya serentak ini dilaksanakan dengan mengikuti kegiatan nasional secara virtual melalui aplikasi Zoom. Panen raya merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan di bidang ketahanan pangan yang terus dikembangkan di Lapas Kelas IIA Parepare.
Sebanyak 50 ekor bebek, 70 kilogram ikan lele dan nila, sebanyak 50 pohon selada dihasilkan Lapas Kelas IIA Parepare pada panen raya ini. Seluruh hasil panen tersebut, dipasarkan kepada masyarakat di luar Lapas Kelas IIA Parepare sebagai bagian dari kegiatan usaha produktif hasil pembinaan warga binaan.
Dari kegiatan pemasaran hasil panen, Lapas Kelas IIA Parepare memperoleh keuntungan sekitar Rp 2.100.000,- yang seluruhnya akan disumbangkan kepada korban bencana alam di Aceh dan Sumatra, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini mencerminkan keberhasilan pembinaan kemandirian yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga nilai sosial.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi sekaligus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama,” Ungkap Marten.
Melalui pelaksanaan panen raya serentak ini, Lapas Kelas IIA Parepare berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional serta menyukseskan program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).