Parepare, Sulawesi Selatan - PSM Makassar harus menerima kekalahan atas Bali United di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) Parepare, Jumat (09/01/2026). Dengan hasil akhir 0-2, dimana Bali United pulang dengan membawa tiga poin.
Dihadapan 2.225 orang yang hadir langsung di Stadion GBH Parepare, Tim Juku Eha tidak mampu membalas gol yang dihasilkan oleh para punggawa Bali United.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen mengatakan bahwa dirinya bangga kepada hasil kerja keras pemain selama laga berlangsung. Hal ini dikarenakan Bali United tidak kebobolan dari tim tuan rumah.
"Kami bangga dengan hasil ini, karena kami tidak kebobolan dari PSM Makassar. Ini semua merupakan hasil kerja keras para pemain yang ada di lapangan," Ungkap Jansen.
Sementara, Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha mengatakan bahwa pihak memahami kekecewaan yang dirasakan oleh para pendukung PSM Makassar.
"Kami paham bahwa suporter tidak senang dengan hasil pertandingan ini. Disini kami mencoba menggunakan metode menyerang namun dengan adanya kesalahan, itulah yang membuat kami kebobolan," Kata Trucha.
Trucha mengatakan, walaupun PSM Makassar harus bermain dengan 10 pemain usai Lasinari mendapatkan kartu merah, namun itu tidak membuat PSM Makassar kehilangan peluang. Bahkan, dengan jumlah pemain tersebut, PSM Makassar menciptakan banyak peluang dari Bali United. Namun belum mampu menghasilkan gol.
"Melihat dari 10 pemain yang tersisa, kami masih memiliki banyak peluang dari Bali United. Namun, kami tetap memberikan segala yang diambil dari makna 'ewako'. Pertandingan ini mungkin cara Tuhan memberikan ujian kepada kita," Terangnya.
"Usai pertandingan ini, kami akan bangkit kembali. Dan saya yakin, kita akan kuat di putaran kedua nantinya," Lanjutnya.
Dari hasil pertandingan pekan ke-17 ini, PSM Makassar berada di posisi 10 klasemen dengan 19 poin. Sedangkan Bali United berada di posisi 7 klasemen dengan 27 poin.