Visual Media Nusantara, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap perkembangan penyaluran kredit dari sektor jasa keuangan untuk mendukung sejumlah program prioritas pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa lembaga jasa keuangan terus didorong untuk memperkuat pembiayaan bagi berbagai program strategis nasional.
OJK mencatat hingga Januari 2026, pembiayaan yang disalurkan untuk mendukung ekosistem program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai Rp1,21 triliun.
Dana tersebut telah disalurkan kepada 1.373 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah di Indonesia.
Selain kredit perbankan, OJK juga mendorong skema pembiayaan lain seperti security cross funding yang melibatkan beberapa penerbit dan ratusan investor untuk memperkuat pendanaan program tersebut.
Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi anak sekolah.
Selain MBG, sektor jasa keuangan juga menyalurkan pembiayaan besar untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
OJK mencatat hingga Januari 2026, realisasi pembiayaan untuk program ini telah mencapai Rp174,73 triliun.
Pendanaan tersebut digunakan untuk mendukung pengembangan koperasi desa yang diharapkan mampu memperkuat ekonomi lokal serta membuka akses pembiayaan bagi pelaku usaha di tingkat desa.
Sebelumnya, pembiayaan untuk program Kopdes memang menjadi salah satu fokus pemerintah untuk mempercepat pembangunan ekonomi berbasis desa.
Selain dua program tersebut, OJK juga mencatat adanya pembiayaan untuk program pembangunan tiga juta rumah yang mencapai sekitar Rp1,44 triliun untuk lebih dari 11 ribu unit rumah.
Menurut OJK, dukungan pembiayaan dari sektor jasa keuangan menjadi salah satu modal penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mendukung berbagai program pembangunan pemerintah.
(WAS)
Tags
Ekonomi