Visual Media Nusantara, PAREPARE - Salah seorang personel dari Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polsek Ujung, Polres Parepare, Aipda Herman memperlihatkan kepeduliannya terhadap pengguna jalan dengan cara menambap lubang yang ada di jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Soreang, Kota Parepare.
Jalan yang merupakan jalur penghubung antara Kota Parepare dengan Kabupaten Sidrap tersebut menjadi salah satu area yang rawan terjadinya kecelakaan. Terutama pada saat arus mudik.
Demi Memberikan dampak yang nyata kepada masyarakat, Aipda Herman langsung secara spontan melakukan penambalan jalan berlubang agar para pengendara yang melintas di jalur trans Sulawesi tersebut dengan aman.
"Ini cuman spontan saja dilakukan. Karena melihat lubang tersebut dapat membahayakan pengendara utamanya pengguna sepeda motor. Tadi juga di bantu oleh warga sekitar," Kata Aipda Herman saat ditemui sindomakassar.com, Jumat (06/03/2026).
Aipda Herman mengutarakan, meski penambalan yang dilakukan bersifat darurat, setidaknya sedikit mengurangi resiko kecelakaan menjelang mudik lebaran 2026.
"Ini cuma sifatnya darurat, tentu kami harap ada perbaikan permanen untuk mengurangi resiko kecelakaan," ucap
Dengan aksi yang spon tersebut, Aipda Herman langsung mendapatkan apresiasi oleh warga setempat yang juga membantunya menambal jalan berlubang.
"Iya kita apresiasi sekali. Karena memang ini bahaya, pertigaan baru kondisi jalan begini," kata salah seorang warga Erwin.
Perlu diketahui, Berdasarkan data evaluasi lalu lintas di wilayah hukum Polres Parepare, titik Jalan Jenderal Ahmad Yani KM 2 merupakan area dengan tingkat kerawanan kecelakaan (blackspot) yang cukup tinggi, terutama saat malam hari.
Data Korlantas Polri mencatat bahwa faktor jalan rusak berkontribusi pada angka kecelakaan nasional hingga 10-15 persen setiap tahunnya.
Di jalur lintas daerah seperti Parepare-Sidrap, lubang sedalam 10-15 sentimeter sudah cukup membuat pengendara sepeda motor kehilangan kendali (out of control), yang seringkali berakibat fatal.
Penulis: Redaksi Visual Media Nusantara
Editor: Tim Editor