Visual Media Nusantara, Jakarta — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali melakukan penyegaran organisasi dengan melantik 84 pejabat administrator sebagai bagian dari reformasi sumber daya manusia (SDM) dan penguatan sistem meritokrasi di lingkungan birokrasi.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, dan dilaksanakan secara serentak dari kantor pusat hingga kantor wilayah di seluruh Indonesia.
Langkah ini dinilai menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun birokrasi yang lebih adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menteri Nusron menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi modern.
“Pelantikan ini merupakan bagian dari proses penataan sumber daya manusia yang terus kita lakukan. Ini hal yang biasa dalam organisasi karena ada yang pensiun, ada jabatan yang kosong, dan ada yang memang sudah saatnya berpindah,” ujar Nusron.
Dalam arahannya, Nusron menjelaskan reformasi SDM di lingkungan ATR/BPN dilakukan melalui tiga pendekatan utama, yakni tour of duty (rotasi jabatan), tour of area (rotasi wilayah penugasan), dan tour of time (pembatasan masa jabatan).
Khusus untuk pejabat kepala kantor, Nusron menegaskan masa jabatan idealnya tidak lebih dari dua tahun agar tidak terjebak dalam zona nyaman dan untuk menjaga dinamika organisasi tetap berjalan sehat.
“Kalau bisa di tempat yang sama tidak boleh lebih dari dua tahun, terutama para Kepala Kantor. Ini penting untuk menjaga dinamika organisasi sekaligus memastikan meritokrasi berjalan dengan baik,” tegasnya.
Selain rotasi jabatan, Nusron juga menekankan pentingnya pengalaman lintas wilayah bagi setiap pejabat ATR/BPN. Menurutnya, pengalaman bekerja di wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia menjadi modal penting dalam memperkuat kapasitas pelayanan pertanahan nasional.
Pelantikan ini juga menjadi bagian dari percepatan transformasi birokrasi di sektor agraria dan pertanahan, yang selama ini menjadi salah satu sektor strategis dalam pembangunan nasional.
Turut hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, bersama jajaran pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama.
Reformasi SDM ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah terus mendorong pembenahan birokrasi agar pelayanan publik di sektor pertanahan semakin cepat, profesional, dan transparan.
Penulis: Ariana
Tags
Nasional