Siaga Bencana, Personel Posko Aman Nusa Dilatih Gunakan Alat Pendeteksi Runtuhan

Visual Media Nusantara, Parepare - Personel Posko Siaga Aman Nusa I dan II Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan mengikuti latihan Search and Rescue (SAR) terkait penggunaan alat pendeteksi runtuhan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, Kamis (30/04/2026).

Latihan tersebut difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis personel dalam mendeteksi korban yang tertimbun material bangunan, terutama saat terjadi bencana seperti gempa bumi dan tanah longsor.

Dalam kegiatan itu, personel diperkenalkan dengan berbagai perangkat pendeteksi, mulai dari sensor getaran hingga alat pencari suara yang mampu mengidentifikasi keberadaan korban di bawah reruntuhan.

Instruktur memberikan pembekalan terkait tata cara penggunaan alat, teknik membaca sinyal yang dihasilkan, serta prosedur evakuasi yang aman dan efektif dalam situasi darurat.

Selain materi teori, personel juga menjalani simulasi lapangan dengan skenario bangunan runtuh untuk menguji kemampuan dalam menerapkan teknik pencarian dan penyelamatan secara langsung.

Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Kompol Ramli, mengatakan latihan tersebut menjadi bagian dari komitmen satuan dalam meningkatkan profesionalisme personel, khususnya di bidang penanggulangan bencana.

“Melalui latihan ini, kami berharap seluruh personel dapat bertindak cepat, tepat, dan terukur saat menghadapi situasi darurat,” ujar Ramli.

Ia menegaskan kesiapan personel dalam operasi kemanusiaan menjadi hal penting, terutama dalam memberikan respons cepat untuk penyelamatan korban saat terjadi bencana.

Melalui pembekalan ini, personel Posko Siaga Aman Nusa I dan II diharapkan semakin siap menjalankan tugas kemanusiaan serta memperkuat kapasitas penanganan bencana di lapangan.

Penulis: Putra

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama